close
EN | ID
EN | ID
search menu
EN | ID
EN | ID
search menu

NEWS

CATEGORIES

BELUM TERLAMBAT UNTUK MENILIK TREN WARNA DI TAHUN 2017

——— 30 January 2017
Fashion Trend back

Tahun 2016 bisa dikatakan sebagai tahun monokromatik bagi ranah fesyen dunia. Abu-abu, hitam, putih, dengan sedikit sentuhan beige merajai timeline sosial media dan menjelma menjadi sebuah tren kekinian. Semakin minimalis, semakin sederhana, semakin canggih terlihat. Tapi, apakah warna pudar tersebut akan tetap menjadi pilihan di tahun 2017?

Sejumlah media fesyen dunia memperkirakan tahun ini sebagai tahun yang lebih berwarna. Dilansir dari vogue.com, sentuhan merah muda akan mulai mewarnai pergelaran busana di panggung runaway tahun ini. Para pecinta fesyen akan dimotivasi untuk keluar dari zona nyaman dan berani memadukan warna yang selama ini dianggap ketinggalan zaman.

_UMB3857aa

(Valentino SS17)

Sebut saja Valentino, Balenciaga, Marc Jacobs, Céline, Givenchy, Bottega Veneta, yang dengan tegas membawa warna pink rose ke dalam koleksi terbarunya. Tentunya, merek fesyen ternama ini akan memberikan pengaruh besar bagi para pecinta fesyen dunia, tak terkecuali Indonesia.

_MON0795a

(Céline SS17)

Selain deretan label fesyen dunia, Pantone adalah salah satu pihak yang memiliki ramalan ampuh dalam menerka tren warna. Menurutnya, tahun 2017 membutuhkan warna-warna yang tenang. Earth tone dengan warna agak pudar akan kembali menjadi favorit tahun ini.

Menurut Pantone, 2017 diperkirakan akan makin banyak perselisihan yang terjadi. Untuk itu diperlukan warna-warna yang humble dan menyejukkan mata seperti greenery, green kale, hazelnut, dan primrose yellow.

foto-artikel

 (Runthing)

foto-artikel-2

(Runthing)

Warna-warna yang disebutkan Pantone ini tak hanya diperuntukkan untuk ranah fesyen, tapi juga pada interior rumah. Furnitur seperti kursi, gorden jendela, ataupun karpet diperkirakan akan lebih manis dengan pilihan warna-warna tersebut.

Dari beberapa perkiraan di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa tahun ini para pecinta fesyen lebih ditantang untuk menunjukkan identitasnya masing-masing dalam bergaya. 

Isha---Seri-2---(32)

 (I.Sha)

Bagi yang merasa warna monokrom masih merepresentasikan jati diri, tak usah terburu-buru mengganti color tone pakaian di lemari. Warna ini tak serta merta membuat tampilanmu menjadi kurang sensasional. Justru warna monokrom adalah warna dasar yang menjadi penyeimbang permainan gayamu.

Tetap peka terhadap tren, tapi jangan pernah keluar dari gayamu sendiri. Mengutip kata Yves Saint Laurent, “fashions fade, style is eternal.”

 
share this article
facebook twitter email
×
Search anything by typing